Tampilkan postingan dengan label Serba-serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba-serbi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2011

Gerakan 3 bulan menulis satu buku

6
Assalamualaikum rekan-rekan semua. Semoga kesehatan dan kesejahteraan selalu terlimpah kepada Anda.

Pada postingan kali ini saya ingin mengajak rekan-rekan untuk turut serta dalam Gerakan 3 Bulan Menulis Satu Buku.

Gerakan 3 Bulan Menulis Satu Buku merupakan gerakan sederhana untuk mengajak rekan-rekan mulai menulis sebuah buku, sehingga dalam waktu 3 bulan rekan-rekan sudah bisa menyelesaikan satu naskah buku. Itu artinya 1 hari rekan-rekan harus menulis minimal satu halaman buku. Tidak berat bukan? 

Sehingga jika ditotalkan dalam waktu 3 bulan, rekan-rekan telah menyelesaikan 90 halaman. Ditambah dengan Kata Pengantar, Ucapan Terima Kasih, Daftar Pustaka dan Riwayat Hidup penulis, maka sudah genap menjadi 100 halaman. Jika sudah demikian, maka rekan-rekan sudah bisa mengirim naskah buku tersebut ke penerbit untuk diterbitkan. 

Misi utama gerakan ini adalah untuk belajar bersama, karena terkadang belajara bersama itu jauh lebih efektif dan bersemangat. Tema dan jenis tulisan bebas terkendali. Bisa fiksi dan non fiksi. Sebagai bahan pertimbangan untuk tema non fiksi yang sedang dimintai adalah tema-tema islami, motivasi dan pengembangan diri, bisnis, keluarga (khususnya pendidikan anak-anak).

Jika rekan-rekan sudi untuk mengikuti gerakan ini demi belajar bersama dengan teman-teman yang lain, maka silahkan bergabung dalam Komunitas Pembaca, Penulis dan Penerbit. Apa itu Komunitas Pembaca, Penulis dan Penerbit? Dan apa keuntungan bergabung di dalamnya? Silahkan baca informasi jelasnya DI SINI

.
Silahkan mengikuti gerakan ini, dengan bergabung di http://www.facebook.com/groups/197495820332105/ 
READ MORE >>

Senin, 21 November 2011

Mari bergabung dalam Komunitas Pembaca, Penulis dan Penerbit

19
Assalamualaikum rekan-rekan semua. Salam kenal dan sukses dari saya...!!!

Setelah buku saya yang berjudul REVOLUSI 13 terbit, saya menerima banyak pertanyaan dari teman-teman terkait dengan dunia kepenulisan. Dan pertanyaan-pertanyaan yang sering kali muncul adalah:
  1. Bagaimana cara menulis sebuah buku?
  2. Bagaimana cara menerbitkannya?
Mengingat saya belumlah ahli dalam dunia kepenulisan ini, maka saya berinisiatif untuk mempertemukan rekan-rekan dengan para penulis hebat serta penerbit-penerbit di Indonesia dalam sebuah komunitas yang bernama "KOMUNITAS PEMBACA, PENULIS & PENERBIT (KP3)." KP3 secara resmi telah terbentuk mulai hari ini, yaitu hari Selasa, tanggal 22 November 2011.



Berikut beberapa keuntungan yang rekan-rekan bisa dapatkan dengan bergabung dalam komunitas ini? 

A. Bagi Pembaca
  1. Mendapatkan informasi mengenai buku-buku terbaru.
  2. Mendapatkan informasi promo, lomba menulis, kuis, dan informasi lain dari penulis atau penerbit.
  3. Dapat belajar bagaimana cara menulis sebuah buku (baik fiksi maupun non fiksi) dan bagaimana cara menerbitkannya.
  4. Berkenalan dengan para penulis yang telah memiliki karya, dan tentu saja bersilahturahmi dengan penerbit-penerbit yang siap menerbitkan karya Anda.

B. Bagi Penulis
  1. Sebagai media untuk memperkenalkan karya-karya tulisnya kepada pembaca.
  2. Sebagai sarana untuk bersedekah ilmu terkait dengan pengalamannya dalam menulis.
  3. Mencari Mitra dalam menulis.

C. Bagi Penerbit
  1. Sebagai media untuk memperkenalkan buku-buku terbaru terbitannya.
  2. Sebagai sarana untuk mencari naskah-naskah buku baru dari penulis baru yang mungkin saja potensial untuk diterbitkan.
  3. Membangun jaringan pemasaran yang lebih luas, mudah dan efisien.

Pada tahap awal pembentukan, KP3 hanya tersedia dalam wadah Group di Facebook. Insya Allah dalam pengembangannya ke depan, akan dikreasikan wadah-wadah lain yang dapat mempermudah rekan-rekan untuk saling bersilahturahmi.

Silahkan bergabung di FB Group KP3 : http://www.facebook.com/groups/197495820332105/

Semoga bermanfaat, Wassalam...!
READ MORE >>

Selasa, 08 November 2011

Mencoba Menjawab Beberapa Pertanyaan Tentang Jodoh

11
Lagi-lagi pada postingan kali ini saya akan menulis tentang JODOH. Sepertinya bahasan ini sangat menarik perhatian rekan-rekan yang sedang berusaha untuk menemukan jodohnya. Setelah postingan saya yang berjudul Jodoh Itu Dekat, saya mendapatkan beberapa komentar dan pertanyaan yang terkait dengan permasalahan jodoh. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang saya dapatkan,
  1. Apakah benar ada jodoh untuk ku?
  2. Seperti apa ya jodoh ku?
  3. Kalau memang benar jodoh itu dekat, lalu apa yang harus dilakukan untuk menemukannya?
Sungguh pertanyaan-pertanyaan yang legendaris dan terkesan klise. Tetapi tidak apa-apa, saya akan mencoba menjawabnya, dan jika nanti jawaban saya ada yang keliru, saya mohon untuk dikoreksi.

Benarkah ada jodoh yang tercipta untuk ku?   

Yakinlah selalu ada pasangan yang tepat buat anda di dunia ini. Jika anda tidak bisa meyakini kalimat saya, maka anda harus meyakini semua perkataan Allah yang telah disampaikan dalam Firman-Nya berikut,
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.”
(QS. Yaasin: 36)
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.”
(QS. Adz-Dzaariyaat:49)
Apalagi yang ingin anda ingkari ? Semuanya telah jelas bagi anda, pasangan untuk anda telah dijanjikan oleh-Nya. Untuk memperkuat keyakinan anda, bahwa setiap pria dan wanita memiliki pasangan, maka bacalah firman-Nya berikut,
“Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.”
(QS. An-Najm:45)
“Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan.”
(QS. An-Naba’:8)
Allah sangat mengerti dengan makhluk ciptaan-Nya. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan fitrah manusia. Dan salah satu fitrah manusia tersebut adalah kebutuhan atas pasangan hidupnya. Saya membutuhkan pasangan hidup, anda memerlukan pasangan hidup, begitu juga mereka di luar sana. Semua manusia memerlukan pasangan hidup.
Seperti apa ya jodoh ku?
Untuk menjawab pertanyaan ini, maka saya ingin  mengajak anda untuk merenungi Firman-Nya di bawah ini,
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)
(QS. An-Nuur: 26)

Dari ayat di atas terlihat jelas, ternyata pasangan atau jodoh seorang manusia itu sama dengan dirinya sendiri. Jadi anda memiliki keleluasaan untuk menentukan seperti apa jodoh anda. Jika anda ingin jodoh yang keji maka berbuatlah yang keji-keji. Jika anda ingin jodoh yang baik, maka jadikanlah diri anda orang yang baik. Jika anda menginginkan jodoh yang agamanya kuat, maka perkuatlah agama anda.
Semuanya terserah anda. Namun saya percaya bahwa anda selalu mengharapkan pasangan hidup yang baik, sholeh/sholeha, santun, serta berbakti kepada orang tua dan keluarga. Jika seperti itu jodoh yang anda harapkan, maka jadikanlah diri anda baik terlebih dahulu. Jika seperti itu adanya jodoh keinginan anda, maka tingkatkanlah ketaatan anda kepada agama. Jika demikian adanya pria/wanita idaman anda, maka santun dan berbaktilah kepada orang tua anda di setiap waktu.
Silahkan anda tentukan sendiri seperti apa jodoh yang anda inginkan, dan Insya Allah keinginan anda akan dipenuhi.
Kalau memang benar jodoh itu dekat, lalu apa yang harus dilakukan untuk menemukannya?
Wah, kalau pertanyaannya seperti ini, saya juga tidak tahu pasti bagaimana caranya. Namun setidaknya cara-cara berikut ini patut untuk Anda coba:
  • Segera aktif di kegiatan-kegiatan pemuda, remaja dan sosial di lingkungan tempat tinggal anda.
  • Selama 8 jam waktu kerja, jangan hanya duduk di ruangan, berkelanalah dari satu ruangan ke ruangan lain yang ada wanita atau pria, atau bahkan jika perlu ke tetangga-tetangga tempat kerja Anda. Cobalah lebih banyak menjalin silahturahim.
  • Mulailah aktif berorganisasi. Ikuti ikatan remaja masjid, ikatan pemuda, forum-forum studi, forum-forum agama, dan organisasi-organisasi lainnya yang sejiwa dengan anda.
  • Jangan hanya berdiam di rumah, sekali-sekali lakukan aktivitas di luar rumah. Pergilah ke ceramah-ceramah agama, pengajian, arisan, musyawarah, bedah buku, pameran-pameran, dan aktivitas-aktivitas lainnya.
  • Kembangkan hobi yang anda miliki, pergilah ke tempat-tempat yang dapat menyalurkan hobi anda, lalu ikuti perkumpulannya.
Sebenarnya masih banyak cara lainnya yang dapat dilakukan untuk menemuinya, itu tergantung kreatifitas dan keberanian anda.

Semoga bermanfaat...!

READ MORE >>

Rabu, 02 November 2011

Jodoh Itu Dekat

29

Terasa sedikit jenuh menulis tentang motivasi, pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menulis tentang salah satu permasalahan yang banyak menjadi perhatian selain persoalan rezeki, yaitu masalah JODOH. Tentunya ini menarik bagi rekan-rekan yang sedang berpetualang mencari pujaan hatinya. Sementara itu bagi rekan-rekan yang telah menemukannya, tidak ada salahnya ikut membaca demi menambah wawasan dan tentu saja untuk mengoreksi  saya jika kiranya saya ada salah dalam tulisan ini.

Tidak perlu berpanjang lebar lagi, saya mulai saja tulisan ini dengan pendapat saya, 

"Bahwa sebenarnya jodoh itu sangat dekat."

Mengapa saya bisa berpendapat itu? Saya hanya mencoba memahami salah satu ayat di dalam Alquran tentang jodoh dari sudut pandang saya. Rekan-rekan pasti sangat familiar dengan ayat tersebut, namun tidak ada salahnya saya kembali menuliskan artinya di bawah ini:

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(QS. Ar-Ruum: 21)
Seakan ingin menegaskan pernyataan-Nya, Allah kembali menyatakan pernyataan yang sama pada ayat berikut,
 “Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?"
(QS. An-Nahl:72)
Ada pernyataan Allah yang sama dari kedua ayat tersebut, yaitu, “Dia (Allah) menciptakan/menjadikan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri.” Hal yang menjadi perhatian saya adalah dari jenismu sendiri. Apa ya maksud-Nya ?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita harus paham arti kata “sejenis.” Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata sejenis sama artinya dengan kata semacam, sebangsa, serupa. Dengan kata lain hal itu berarti bahwa Allah telah menciptakan jodoh seorang manusia yang serupa/semacam/sebangsa dengan diri orang tersebut. Tapi serupa dalam hal apa?
Sesuai dengan judul bahasan ini, maka serupa yang dimaksud mungkin saja serupa dalam pendidikan, serupa dalam pekerjaan, serupa dalam tempat tinggal, serupa dalam aktivitas, serupa dalam hobi, namun tentu saja tidak serupa dalam jenis kelamin, karena itu haram dan terkutuk, sekaligus najis.
Lalu Dimana Jodoh Saya?
Kok pake nanya, cari saja wanita atau pria yang serupa dengan anda, itu aja kok repot.
Saya harus cari kemana ?
Cari saja di sekitar tempat tinggal anda, di kampus, di tempat kerja, di organisasi-organisasi yang anda ikuti, di tempat aktivitas-aktivitas yang anda lakukan, di tempat-tempat anda menyalurkan hobi, dan di tempat-tempat lain yang sering anda kunjungi. Tentu saja tempat terhormat, jika anda menginginkan jodoh yang terhormat pula.
Anda tidak percaya kalau jodoh anda ada di tempat-tempat yang saya sebutkan di atas ? saya akan membuktikannya dengan contoh.
Contoh dan pembuktian
Tidak usah jauh-jauh, contohnya adalah orang tua kita, seperti Ayah saya bertemu dengan Ibu saya di suatu daerah tempat beliau berdomisili saat dinas di Angkatan Darat, dan ibu saya bersekolah di daerah itu. Mertua saya saling kenal karena mereka satu kampung halaman yang semua orang saling mengenal. Kakak tertua saya menemukan suaminya karena mereka satu kampus, bahkan satu jurusan dimana suaminya adalah seniornya. Suami kakak kedua saya adalah teman sepermainan kakak saya sewaktu masih remaja. Abang ipar  saya bertemu dengan istrinya karena tempat kerja mereka yang bersebelahan.
Tidak hanya itu, anda tahu Bill Gates? salah satu orang terkaya di dunia itu bertemu dengan istrinya karena mereka satu tempat kerja, dimana Bill Gates adalah pendiri perusahaan dan istrinya sebagai general manager. Lalu bacalah kisah Barack Obama, presiden kulit hitam pertama Amerika, Obama bertemu dan mengenal istrinya ketika mereka sama-sama bekerja untuk firma hukum Sidley & Austin di Chicago. Bahkan ilmuwan sekaliber Albert Einsten, yang dikenal sebagai seorang ilmuwan terbesar pada abad ke-20, mengenal istrinya karena mereka teman satu kelas.
Itu hanya sebagian kecil contoh yang saya temukan. Mungkin rekan-rekan yang telah menemukan jodohnya dapat berbagi pengalaman melalui kotak komentar. Saya tunggu pengalaman rekan-rekan semua, dan mohon saya dikoreksi bila terdapat keslahan dalam pemahaman tentang jodoh ini.



READ MORE >>
 

Copyright © 2011 by Sarli Rahman